Catatan harian(mungkin bulanan atau tahunan)dari Ary Sandy
About Me
Saturday, January 18, 2014
Saturday, January 11, 2014
Tertanda, Orang yang Anda Kenal
Belakangan ini di kampus gue (mungkin yang lain juga, mungkin) ada kejadian yang bikin kita saling salah sangka sama teman kita. Kalian tau apa itu? Penipuan SMS berkedok teman biasa atau akrab kita. Gue akui itu annoying banget level dewa paling tinggi. Kenapa gue bisa bilang annoying beserta pangkatnya gitu? Karena bisa membuat nama baik kita menjadi jatuh di mata orang lain. Anggeplah misalnya temen gue dapet sms dari orang yang nggak dikenal, katanya si orang ini, gue mau traktir si penerima sms di restoran mahal, tapi katanya pengirim sms, gue gak ada pulsa jadi sms si penerima sms lewat hp si pengirim sms itu. Rugi di gue kan? Pertama rugi dikira bohong, php, semacamnya. Kedua rugi di nama baik kita yang jatuh akibat si pengirim sms yang nggak bertanggung jawab. Contoh lain, orang tua lo dapet sms dari nomor tidak dikenal yang isinya lo lagi pesta narkoba, yang kena siapa? Apakah tukang sayur yang lewat rumah lo? Apakah ibu bidan yang baru bantu orang lain lahiran? Atau daun yang tertiup angin? (Oke yang itu abaikan). Ya pasti yang bakal disalahin itu elo lah! Gara-gara kejadian ini, gue jadi sedikit parno sama temen-temen gue dimana-mana, apa mereka dapet sma asing yang bawa-bawa nama gue kah? Jaman kan sudah maju sekarang, kenapa juga sih nipu nipu gitu segala? Rendahan banget. Gue mau ingetin, kita harus berhati-hati sama orang yang tidak dikenal di sms. Kalau perlu, kalao mau sms / telpon orang mesti buat kode dah nih sepertinya. Tetap aman semuanya, bye.
Tuesday, December 31, 2013
Kendaraan Umum - Short Post
Udah beberapa bulan gue tinggal di Bali ini dan menempuh kuliah secara biasa aja tapi nggak biasa. So, selama beberapa bulan ini juga pasti pulang pergi gue naik kendaraan juga. Nah selama pulang pergi bahkan saat di sekitar rumah perhatian gue tertuju pada satu hal, kendaraan umum. Kendaraan umum di kota Denpasar ini bisa dibilang seperti mati suri. Ini menyebabkan ada yang berkata bahwa hidup di bali tuh mesti bisa mengendarai kendaraan bermotor. F*ck that statement. Karena statement itu gue punya pertanyaan yang bisa dibilang penting nggak penting buat di pikirin, terutama mungkin untuk dipikirkan orang pemerintahan sekitar. Pertanyaan yang mungkin panjang itu adalah, "Jika benar ada yang berkata bahwa hidup di Bali tuh mesti bisa mengendarai kendaraan bermotor, berarti anak-anak berusia dibawah 17 tahun disini juga harus bisa mengendarai dan memiliki kendaraan bermotor? Lalu, jika mereka kemana-mana menggunakan kendaraan bermotor, Nah berarti Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 pasal 81 tidak berlaku dong? Soalnya kalau berkendaraan kan berarti (mestinya) sudah punya SIM toh?" Gimana pertanyaannya? Semoga bisa paham hahaha. Tiap ada anak kecil (macem SD / SMP) lewat naik motor rasanya mau deh gue liat SIM nya :)). Tapi "fenomena" ini bisa jadi salah satu alasannya karena kurangnya keberadaan dan keberfungsian kendaraan umum disini. Jangan liat dipusat kotanya loh, karena yang disitu sudah lumayan terjangkau dengan adanya Bus Sarbagita. Coba kita lihat yang pelosok pelosok yang kendaraan umum nya hanya ada angkutan angkot/bemo/dsb. Pasti lumayan jarang. Terkadang malah harus nunggu (dengan lama). Yap gue bahkan dalam 4 bulan terakhir misalkan pulang naik kendaraan umum, pas udah daerah X dengan angkutan Z sudah beberapa kali menunggu hingga lebih dari 2 jam (sambil nunggu sebentar-bentar liat jam). Dan beberapa kali gue liat penumpang (yang rata-rata sudah berumur) terpaksa turun dan lebih memilih untuk berjalan kaki dibanding menunggu lama. Well semoga selama beberapa tahun kedepan gue bisa akrab dengan suasana ini. Malahan gue berharap ada perbaikan sistem kendaraan umum disini jadi penimpang bisa nyaman dan yang lagi terburu-buru juga bisa tetap menggunakan kendaraan umum tanpa gerutuan. That's it curhatan pendek dari gue di Akhir tahun ini. Akhir kata, gue mau mengucapkan Happy New Year 2014 untuk semua.
Tuesday, December 24, 2013
Goodbye Senior High School
Wednesday, July 31, 2013
Bulan Puasa....
Friday, July 26, 2013
Minion!

Gimana? Emang lucu-lucu sih mereka,apalagi tingkah nya, konyol-konyol banget! Saat Mereka dibuat bentuk mainan nya dan dijual bersama dengan paket Happy Meal dari McDonalds, yang beli Happy Meal bukan lagi anak-anak, para remaja bahkan orang dewasa pun datang membeli Happy Meal hanya untuk mengoleksi mainan lengkap nya. Sampai-sampai saat gue cari-cari di beberapa McD, mainan Minion untuk paket Happy Meal nya sudah habis dan sisa nya stock mainan periode sebelum nya.

Mainan minion yang sepertinya sudah susah didapat
Untung nya gue udah punya satu, yang Jerry Breakdancing. Itu pun pas gue beli kata mbak nya udah mainan minion terakhir disana. Selain tampilan nya,seperti gue bilang tadi, bahasa mereka itu agak unik. Misalkan aja, I swear mereka bilang underwear , I love you mereka bilang I wab yu, dan sebagainya. Namun makin ke sini, karena saking banyak nya yang suka sama minion gue ngeliat nya malah jadi sedikit agak bosen deh ya, mainstream banget ngeliatnya. Yaa semoga demam ini cepat berakhir ya supaya nggak bosen bosen banget ngeliatnya hahaha. Sekian, Terima kasih sudah membaca :)
Tuesday, April 17, 2012
Postingan pagi hari
Namun, Nathan memutuskan untuk masuk ke universitas impiannya di Jakarta. Sedangkan Milli tetap bertahan di Bandung dan mulai menulis novel pertama nya,Manusia di Persimpangan . Dengan alasan ingin berkonsentrasi dengan kuliahnya, Nathan memutuskan hubungannya dengan Milli. Mereka masih saling merindukan . Sampai Milli akhirnya benar-benar berhenti kuliah dan mulai serius di novel nya itu.
Pada peluncuran novel pertamanya, Milli sudah didampingi pacar baru. Nathan muncul lagi dan jadi pacarnya lagi. Milli pun marah. Menurut Milli, Nathan sudah seenaknya datang dan pergi dalam hidupnya.Nathan pulang ke Jakarta dan berhasil lulus dan mulai bekerja di Bandung. Milli kembali sibuk dengan novel keduanya. Milli kemudian putus dengan pacarnya dan mereka berhubungan lagi, tetapi dalam ketidakjelasan sebuah komitmen. Hingga Nathan memberi kabar bahwa dia akan menikah dengan wanita lain dan akan pindah ke Jakarta. Mendengar hal itu Milli kaget, kecewa dan marah.Milli menghapus Nathan dari hidupnya. Setelah itu Milli menemukan pasangan nya dan menikah,saat itu Asti,teman Milli sejak SMA memberikan surat dari Nathan untuk Milli yang di tulis Nathan sebelum dia meninggal. Beginilah isi surat itu :